Mantulity
“Variasi berlebihan dari kata 'mantul' (mantap betul) untuk menyatakan sesuatu yang sangat keren, hebat, atau memuaskan.”
Kumpulan kosakata gaul sehari-hari terdiksi se-Indonesia. Biar obrolan makin asik dan nggak kudet saat nongkrong.
“Variasi berlebihan dari kata 'mantul' (mantap betul) untuk menyatakan sesuatu yang sangat keren, hebat, atau memuaskan.”
“Singkatan dari “malas gerak”, menggambarkan kondisi seseorang yang merasa sangat malas untuk bergerak atau melakukan aktivitas fisik, biasanya karena kelelahan, mengantuk, atau hanya ingin bermalas-malasan.”
“Kata ganti orang pertama tunggal atau “saya” yang sering digunakan dalam situasi informal. Ungkapan ini merepresentasikan diri pembicara dan umumnya dipakai dalam percakapan sehari-hari di kalangan tertentu. Ungkapan ini menunjukkan penunjukan langsung terhadap subjek yang berbicara.”
“Terlalu sensitif atau mudah tersinggung terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak serius. Orang yang baper cenderung membawa perasaan pribadi ke dalam situasi yang ringan atau bercanda, sehingga bereaksi berlebihan atau merasa sakit hati dengan mudah.”
“Pernyataan atau pendapat yang dianggap “tidak terbantahkan” dan “mutlak benar”, sehingga tidak perlu atau tidak mungkin untuk diperdebatkan lebih lanjut.”
“Bersifat merusak, menyakitkan, atau memberi pengaruh buruk secara emosional dan psikologis terhadap orang-orang di sekitarnya. Kata ini umumnya dipakai untuk menggambarkan seseorang, hubungan, atau lingkungan yang terus-menerus menguras energi, menciptakan konflik, dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan mental.”
“Sapaan santai antar teman, bentuk kebalikan dari kata 'bang'.”
“Ungkapan slang yang bermakna setuju atau sepakat, digunakan sebagai respons afirmatif dalam percakapan informal sehari-hari.”
“Sifat atau perilaku seseorang yang dianggap “mengganggu”, menjengkelkan, atau usil sehingga menimbulkan ketidaksenangan bagi orang lain di sekitarnya.”
“Hancur atau rusak parah; keadaan yang berantakan atau tidak berfungsi dengan baik. Dalam konteks slang, merujuk pada sesuatu yang gagal total atau situasi yang sangat buruk.”
“Sebuah bentuk slang atau ragam percakapan yang berfungsi sebagai kata keterangan atau seruan untuk menanyakan atau menegaskan kebenaran suatu informasi. Kata ini merupakan variasi fonetik dari kata serius yang digunakan dalam konteks santai untuk mengungkapkan rasa terkejut atau keraguan.”
“Sifat atau kondisi seseorang yang dianggap kampungan, tidak mengikuti perkembangan zaman, dan kurang berwawasan luas, sehingga terkesan asing atau canggung dalam lingkungan perkotaan maupun pergaulan modern.”
“Istilah gaul untuk menyebut seseorang yang membayangkan hal-hal tidak realistis atau berlebihan; singkatan dari “halusinasi”. Dalam pemakaian sehari-hari berarti 'berkhayal' atau percaya pada sesuatu yang tidak masuk akal—biasanya digunakan secara bercanda atau mengejek, bukan sebagai istilah medis.”
“Kata gaul yang merupakan kependekan dari negative thinking, merujuk pada sikap atau perilaku pesimistis yang cenderung meragukan, memperburuk, atau melihat sisi negatif dari suatu situasi, orang, atau kejadian.”
“Kata 'mantul' digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang keren atau luar biasa.”
“Sesuatu yang didapatkan tanpa perlu membayar; barang atau layanan yang diberikan secara cuma-cuma.”
“Kata bilangan dalam ragam prokem Jakarta era 1980-an yang bermakna satu, merupakan hasil modifikasi fonologis dan penambahan suku kata khas bahasa sandi remaja perkotaan pada masa itu.”
“Adjektiva slang yang menyatakan kualitas luar biasa. Hebat. Atau impresif. Merupakan bentuk penekanan intensif dari akar kata jos untuk menggambarkan sesuatu yang sangat memuaskan secara visual atau performa. Digunakan untuk menegaskan kekaguman yang bersifat spontan dan modern.”
“Kondisi emosi yang mengungkapkan rasa jengkel, kesal, atau marah dengan tingkat intensitas ringan hingga sedang, biasanya dirasakan karena suatu peristiwa atau perilaku yang tidak sesuai harapan atau menimbulkan ketidaknyamanan.”
“Threadster adalah istilah untuk orang yang sering membuat thread di Twitter.”
“Bentuk prokem dari kata pinjam, yang berarti meminta sesuatu untuk digunakan sementara waktu dengan kesepakatan untuk dikembalikan. Kata ini merupakan hasil “pembalikan suku kata” yang menjadi ciri khas bahasa prokem Jakarta era 1980-an.”
“Aktivitas “judi” atau perjudian, terutama dalam konteks percakapan rahasia di kalangan kelompok tertentu pada era 1980-an. Kata ini merupakan bentuk sandi dari bahasa prokem Jakarta yang digunakan untuk menyamarkan topik sensitif dari pihak berwenang.”
“Sapaan akrab, singkatan dari 'Juragan', Saat ini dipakai untuk memanggil orang, layaknya bro, cuy, bray untuk kalangan muda maupun netizen. Di populerkan oleh platform Kaskus.”
“Istilah slang yang merupakan penggabungan dari kata bokap (ayah) dan nyokap (ibu), digunakan untuk merujuk kepada kedua orang tua secara bersamaan.”