buyar
“Dalam keadaan rusak, berantakan, atau tidak berfungsi dengan baik; sinonim informal dari kata 'hancur'.”
Pusat rujukan utama bahasa gaul, kultur internet, dan dialek daerah. Temukan ragam kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini.
Menampilkan 24 entri
“Dalam keadaan rusak, berantakan, atau tidak berfungsi dengan baik; sinonim informal dari kata 'hancur'.”
“Akeh merujuk pada jumlah yang banyak atau besar, sering digunakan dalam konteks informal atau slang di wilayah Jawa untuk menyatakan sesuatu dalam kuantitas yang lebih besar dari biasanya.”
“Istilah slang yang menggambarkan keadaan atau sikap tenang, rileks, dan tidak terburu-buru dalam menghadapi situasi tertentu. Kata ini sering digunakan untuk menganjurkan ketenangan dan menghindari kepanikan, menunjukkan bahwa seseorang tidak mudah khawatir atau tegang.”
“Sikap sinis atau iri yang diekspresikan lewat komentar pedas.”
“Istilah gaul untuk menyebut seseorang yang membayangkan hal-hal tidak realistis atau berlebihan; singkatan dari “halusinasi”. Dalam pemakaian sehari-hari berarti 'berkhayal' atau percaya pada sesuatu yang tidak masuk akal—biasanya digunakan secara bercanda atau mengejek, bukan sebagai istilah medis.”
“Kemampuan atau keterampilan seseorang dalam memikat, merayu, atau menarik perhatian orang lain, seringkali dengan daya tarik personal yang kuat.”
“Djadi adalah ejaan lama dari kata 'jadi', yang berfungsi sebagai penanda konsekuensi, perubahan status, atau permulaan suatu tindakan. Kata ini dapat berarti 'kemudian', 'menjadi', atau 'maka'.”
“Itoe adalah ejaan lama untuk kata 'itu', penunjuk sesuatu yang jauh.”
“Sebuah idiom Jawa yang mendeskripsikan seseorang yang banyak bicara atau berjanji tetapi tidak pernah merealisasikan perkataannya. Idiom ini menyoroti kontras antara pernyataan yang bombastis dan sedikitnya tindakan nyata, memberikan kritik halus terhadap kemunafikan atau ketidakmampuan berbuat.”
“Gen Beta adalah istilah proyeksi untuk generasi yang diperkirakan lahir antara tahun 2025 hingga 2039. Generasi ini diprediksi tumbuh dalam lingkungan yang sangat terintegrasi dengan kecerdasan buatan otonom, otomasi luas, dan interaksi manusia-mesin yang mendalam. Istilah ini masih bersifat perkiraan dan terus berkembang seiring waktu.”
“Generasi Alpha merupakan kelompok demografi yang lahir antara tahun 2013 hingga 2024. Generasi ini menjadi yang pertama tumbuh sepenuhnya dalam era kecerdasan buatan, komputasi awan, dan perangkat pintar yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.”
“Istilah yang merujuk pada kelompok demografi orang yang lahir sekitar tahun 1997 hingga 2012, dikenal sebagai “digital native” karena tumbuh di era kemajuan teknologi digital, internet, dan media sosial.”
“Gen Y merujuk pada kelompok demografi atau generasi yang lahir antara tahun 1981 sampai 1996. Kelompok ini sering disebut sebagai Milenial.”
“Generasi X (Gen X) merujuk pada kelompok demografi yang lahir kira-kira antara tahun 1965 hingga 1980. Generasi ini mengalami transisi signifikan dari era analog ke era digital, dan dikenal karena karakteristik independensi serta skeptisisme.”
“Generasi demografi yang lahir antara tahun 1946 dan 1964, dikenal karena ledakan angka kelahiran pasca-Perang Dunia II dan mengalami masa ekspansi ekonomi serta perubahan sosial signifikan pada dekade 1960-an dan 1970-an.”
“Silent Generation adalah istilah yang merujuk pada kelompok demografi individu yang lahir antara tahun 1928 dan 1945. Generasi ini tumbuh dalam periode pasca-Depresi Besar dan Perang Dunia II, menyebabkan mereka cenderung memiliki karakteristik konformis, berhati-hati, dan menghargai stabilitas.”
“Istilah yang merujuk pada generasi yang lahir antara tahun 1901 dan 1927, dikenal juga sebagai Generasi GI. Mereka mengalami dan dewasa selama Perang Dunia II, membentuk etos kerja yang kuat dan semangat pengorbanan.”
“Generasi yang dewasa pada masa Perang Dunia I. Istilah ini dipopulerkan oleh Gertrude Stein dan merujuk pada kelompok yang lahir sekitar tahun 1883 hingga 1900.”
“Pengusaha yang menciptakan dampak sosial atau lingkungan yang signifikan melalui model bisnis berkelanjutan”
“Pajoeng adalah ejaan lama dari payung, benda yang digunakan untuk melindungi diri dari hujan atau panas matahari.”
“Ungkapan “filosofis” yang menggambarkan sikap menjaga kehormatan keluarga dengan cara menjunjung tinggi prestasi dan “menutupi segala kekurangan” atau aib keluarga.”
“Idiom yang menggambarkan kondisi seseorang atau suatu komunitas yang berada jauh dari pusat kekuasaan atau otoritas, sehingga sulit mendapatkan perlindungan, keadilan, atau bantuan dari pemerintah, sementara harus menghadapi berbagai kesulitan atau masalah tanpa dukungan yang memadai.”
“Ungkapan yang menggambarkan tindakan mengajar atau menasihati seseorang mengenai sesuatu yang sudah sangat dikuasainya, sehingga terkesan sia-sia atau tidak perlu.”
“Argue dalam konteks Jaksel merujuk pada perdebatan atau argumentasi, sering digunakan dalam lingkungan profesional.”